W3.CSS

Sekolah Kristen PENABUR Jakarta Kembangkan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Jenjang SMPK – SLTAK

Sep 20, 2016 by

Salah satu masalah penting Sistem Pendidikan Nasional Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dengan menjaga kesehatan jasmani dan rohani sedini mungkin. Oleh karena itu penting sekolah memiliki Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang menjadi salah satu pendukung meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan peserta didik. Yaitu dengan menciptakan kehidupan bersih dan sehat di lingkungan sekolah.

Untuk mendukung kegiatan itu BPK PENABUR Jakarta khususnya Bagian Layanan dan Pendukung Pendidikan (Lapendik) telah menyelenggarakan pelatihan pembekalan dan pembinaan guru-guru di bidang pengembangan UKS di lingkungan sekolah. Pelatihan yang berlangsung dua hari ini terbagi dalam tiga gelombang (30-31 Agustus 2016, 5-6 September dan 8-9 September 2016) yang diikuti oleh seluruh guru-guru jenjang SMPK dan SLTAK BPK PENABUR Jakarta yang bertugas di bidang UKS periode 2016-2017 sampai dengan 2020-2021.

Materi dibawakan oleh Subdirektorat Kesehatan Usia Sekolah dan Remaja Kementerian Kesehatan RI yaitu tentang Analisa Situasi dan Kebijakan Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja, Penerapan Program TRIAS UKS (Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan dan Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat), dan Kebijakan dan Implementasi Program CERDIK (Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin beraktifitas fisik dan olah raga, Diet seimbang, Istirahat yang cukup, Kelola stress) di sekolah.

Program CERDIK disinergikan di UKS yang bertujuan untuk pencegahan sedini mungkin faktor resiko terkena Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes melitus, hipertensi, jantung koroner, stroke, kanker, dll pada peserta didik. Tidak hanya itu guru juga diberi kesempatan untuk melakukan pengecekan seberapa besar faktor resiko PTM yang dialami secara pribadi oleh Direktorak Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI.

Guru-guru juga diberikan tips oleh Praktisi Gizi (Rita Ramayulis, DCN, M.Kes) untuk menurunkan atau mengurangi faktor resiko tersebut agar dapat terhindar dari PTM. “Guru-guru dapat melakukan edukasi terus menerus bagi para peserta didik dan guru di lingkungan sekolah masing-masing untuk mencegah dan mengurangi faktor risiko PTM, serta dapat mendukung Sistem Pendidikan Nasional dan menyiapkan SDM yang berkualitas”, ungkap Emmy Septinesia selaku Kepala Seksi Kesehatan BPK PENABUR Jakarta.

1 2 3 4 5

Penulis : Emmy Septinesia

Editor : Dina Octafiani

Related Posts

Tags

Share This